Paksa Messenger

Kami Menyediakan Referensi, Kami Membantu, Kami Menolak PLAGIATISME

Minggu, 22 Mei 2011

PTK SMA 074 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SEJARAH MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SEJARAH
MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF
PADA SISWA KELAS X-2 SMA NEGERI 101 JAKARTA
SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2007/2008


ABSTRAK

Meningkatkan Hasil Belajar IPS Sejarah Melalui Pembelajaran Dengan Pendekatan Induktif Pada Siswa Kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta

Pembelajaran sejarah dengan menerapkan Pembelajaran dengan pendekatan induktif  pada mata pelajaran sejarah dilatar belakangi oleh permasalahan di kelas, bahwa guru kurang memiliki kemampuan penggunaan metode, strategi, serta pendekatan pembelajaran yang bervariatif. mengajar yang digunakan guru cenderung bersifat konvensional, monoton, dan berpusat pada guru. Selain itu guru kurang mengembangkan model pembelajaran secara lebih menarik, pembelajaran sejarah yang dilakukan kurang efektif. Di sisi lain faktor motivasi dan hasil belajar siswa yang kurang dalam belajar sejarah.
Alasan peneliti menerapkan model pembelajaran induktif  untuk mengatasi rendahnya nilai sejarah pada siswa kelas IX-2, selain itu untuk memberi kesempatan yang baik bagi siswa untuk mengungkapkan pendapat secara lebih terbuka dan siswa mendapat kesempatan yang sama untuk mendapatkan skor terbaik.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas karena dilaksanakan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di dalam kelas. Oleh karena itu ini lebih dikenal dengan istilah Classroom Action Research. Penelitian ini diterapkan di kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta. Data yang diperoleh dari kelas X-2 ini dan dianalisis tingkat permasalahannya agar kondisi yang terjadi pada kelas ini bisa lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.
Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pembelajaran dengan pendekatan induktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta. Peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 11,0 yaitu dari 58,08 pada siklus I meningkat menjadi 60,10 pada siklus II, sedangkan untuk ketuntasan belajar terjadi peningkatan sebesar 33,34% yaitu dari 51,28% (siklus I) meningkat menjadi 84,62% (siklus II).


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Berdasarkan pada daftar pencapaian daya serap tiga tahun pelajaran terakhir pada siswa Kelas X-2 SMAN 101 Jakarta di bawah ini menunjukkan bahwa hasil belajar  Sejarah yang diperoleh di siswa masih rendah.
            Berdasarkan hasil belajar sejarah yang diperoleh siswa tersebut dapat disebabkan berbagai macam faktor yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran, diantaranya faktor guru, siswa, metode mengajar, sarana dan prasarana pendidikan maupun materi pelajaran. Dari beberapa faktor tersebut, faktor yang dianggap cukup berperan penting adalah materi pelajaran, termasuk di dalamnya adalah banyak sedikitnya materi pelajaran, tingkat kesulitan materi pelajaran, dan teknik atau pendekatan yang digunakan dalam penyajian materi.
            Berdasarkan pula dengan pengalaman penulis selama mengajar di SMA Negeri 101 Jakarta sebagian besar siswa kurang aktif pada saat proses pembelajaran berlangsung. Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam materi pelajaran yang telah diberikan masih rendah. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran yang dipakai tidak cocok dengan materi pelajaran yang disajikan dan perkembangan intelektual anak.
            Salah satu upaya mengatasi kekurangmampuan siswa memahami materi pelajaran maka penulis merancang suatu penelitian dengan menitik beratkan perhatian pada upaya peningkatan hasil belajar sejarah siswa melalui pembelajaran dengan pendekatan induktif.


B.     Identifikasi Masalah
Berdasarkan pengamatan penulis selama ini dalam proses pembelajaran sejarah di kelas, sebagian besar siswa kurang aktif pada saat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu kemampuan siswa memahami pelajaran sejarah masih rendah sehingga hasil belajar yang diperoleh pun juga dipastikan akan rendah.
Dengan mengacu pada masalah tersebut maka dalam penelitian ini diterapkan pembelajaran dengan pendekatan induktif dalam upaya peningkatan hasil belajar sejarah siswa Kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta

C.    Pembatasan dan Rumusan Masalah
Penelitian dibatasi pada ruang lingkup hasil belajar sejarah siswa kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta. Sedangkan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  apakah dengan pembelajaran dengan pendekatan induktif dapat meningkatkan hasil pelajaran sejarah Siswa Kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta?






D.    Tujuan Penelitian
Berdasarkan permasalahan di atas, maka tujuan penelitian tindakan ini adalah sebagai berikut:
1.      Mencari pendekatan yang efektif dalam pembelajaran sejarah
2.      Meningkatkan hasil belajar sejarah Siswa Kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta
3.      Mengetahui kemampuan Siswa Kelas X-2 SMA Negeri 101 Jakarta dalam memahami materi sejarah yang disajikan melalui pendekatan induktif.

E.     Manfaat Hasil Penelitian
Hasil dan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini diharapkan memberikan manfaat yang berarti bagi :
a.       Bagi guru: Melalui penelitian tindakan ini, guru dapat mengetahui strategi penyelesaian yang sesuai dalam meningkatkan hasil belajar, sehingga siswa mudah memahami materi pelajaran yang disajikan.
b.      Bagi siswa: dapat meningkatkan hasil belajarnya melalui pendekatan induktif, serta pada membentuk pemahaman siswa dalam materi sejarah, sehingga akan memudahkan siswa memahami materi pelajaran selanjutnya.
4.      Bagi Sekolah: Memberikan sumbangan yang berharga dalam rangka memperbaiki pembelajaran khususnya pembelajaran IPS Sejarah di SMA Negeri 101 Jakarta

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi.2006.  Pnelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Bahri, DS. 1994.  Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1993. Evaluasi dan Penilaian. Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu Guru Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Hijriah, 2003. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif pada Siswa Kelas I SLTP Negeri 14 Makassar. Skrsejarahi. FMIPA UNM Makassar.
Hudoyo, 1990. Strategi Belajar Mengajar. Malang: IKIP Malang.
R.M. Yuwono, 1983. Strategi Belajar Mengajar Matematika Ujungpandang. IKIP Ujungpandang.
Sardiman A.M, 1992. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sutrisno Murthado. 1987. Pengajaran Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka.


Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 085728000963

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites