- Manfaat Teoretis
- Manfaat Praktis
Dapatkan contoh - contoh lengkap skripsi/PTK/Thesis/TA. Segala Jurusan. Untuk mempermudah pengerjaan tugas Anda.
Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pilang 1 Materi Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Melalui Metode Kerja Kelompok Tahun 2010
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan strategi pembelajaran yang diharapkan mampu memperbaiki proses pembelajaran yang telah berlangsung selama ini. Salah satu tolok ukur keberhasilan guru adalah bila dalam pembelajaran mencapai hasil yang optimal. Keberhasilan ini sangat tergantung dengan kemampuan guru dalam mengelola proses belajar mengajar.
Keberhasilan pembelajaran pada umumnya adalah meningkatkan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas IV SD Negeri Pilang 1 untuk beberapa kompetensi dasar umumnya menunjukkan nilai yang rendah. Hal ini standar kompetensi dan kompetensi dasar IPS kelas IV memang sarat akan materi, disamping cakupannya luas dan perlu hafalan. Jika dilihat dari hasil ulangan harian sebagaian besar masih dibawah kriteria ketuntasan Minimal (KKM) yaitu sebesar 62 dari 27 siswa hanya 66,7% (18 siswa) yang sudah memenuhi KKM, sedangkan 33,3% (9 siswa), belum memenuhi KKM.
Rendahnya prestasi belajar IPS di kelas IV SD Negeri Pilang 1, Jantaran, Pilang, Masaran, Sragen dimungkinkan juga karena guru belum menggunakan model pembelajaran serta mendesain skenario pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi maupun kondisi siswa sehingga memungkinkan siswa aktif dan kreatif. Namun sebaliknya kecenderungan guru menggunakan model pembelajaran konvensional yang bersifat satu arah, cenderung kering dan membosankan. Kegiatan pembelajaran masih didominasi guru. Siswa sebagai obyek bukan subyek bahkan guru cenderung membatasi partisipasi dan kreatifitas siswa selama proses pembelajaran. Kenyataan selama ini kegiatan belajar mengajar masih didominasi guru yaitu kegiatan satu arah dimana penuangan informasi dari guru ke siswa dan hanya dilaksanakan dan berlangsung di sekolah, sehingga hasil yang dicapai siswa hanya mampu menghafal fakta, konsep, prinsip hukum-hukum, teori hanya pada tingkat ingatan.
Bertumpu pada kenyataan tersebut untuk merangsang dan meningkatkan peran aktif siswa baik secara individual dan kelompok terhadap proses pembelajara IPS maka masalah ini harus dicari model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan, salah satu diantaranya adalah Model Kerja Kelompok. Dengan pembelajaran kerja kelompok diharapkan siswa dapat menggali dan menemukan pokok materi bersama-sama dalam kelompok atau secara individu.
Penerapan model kerja kelompok merupakan tindakan alternatif yang kiranya dapat meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu penulis mengambil judul Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pilang 1 Materi Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Melalui Metode Kerja Kelompok Tahun 2010.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka permaslahan pembelajaran IPS ini adalah, sebagai berikut :
1. Bagaimana membuat siswa berani mengerjakan soal sendiri?
2. Bagaimana siswa mampu menerima materi dengan baik?
3. Metode apa yang tepat untuk materi ini?
C. Tujuan Perbaikan
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
1. Untuk meningkatkan respon dan keatifan siswa pada pelajaran IPS.
2. Agar siswa memiliki daya serap seperti yang telah ditetapkan.
3. Untuk mengetahui penggunaan metode dalam meningkatkan respon dan keaktifan siswa pada pelajaran IPS.
D. Manfaat Perbaikan
Hasil penelitian diharapkan dapat berguna sebagai bukti dalam bidang pengajaran, bahwa prestasi belajar siswa dapat dipengaruhi oleh faktor pembelajaran dengan menggunakan metode dalam proses belajar mengajar.
Dengan demikian dapat memberikan sumbangan, pandangan dan masukan untuk mengemukakan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang pengajaran IPS.
DAFTAR PUSTAKA
Andayani, dkk. 2007. Pemantapan Kemampuan Profesional.
Wardani dan Winadi, dkk. 2002. Penelitian Tindakan Kelas.
Syamsudin Abin, dkk. 2003. Profesional Keguruan.
IGAK Wardhani. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Modul 1-6.
Errawati, Imtam Rus, dkk. 2006. Ilmu Pengetahuan Sosial kelas I-VI. Klaten : Cempaka Putih.
Irawan Sadad Sadiman, Shendy Amalia. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 4 : SD/MI Kelas IV.
Untuk mendapatkan file PKP lengkap (Ms.Word), hubungi : 08572 8000 963
Meningkatkan Pemahaman Pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pilang 1 Materi Faktor Dan Kelipatan Dengan Metode Diskusi Tahun 2010
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan strategi pembelajaran yang diharapkan mampu memperbaiki proses pembelajaran yang telah berlangsung selama ini. Salah satu tolok ukur keberhasilan guru adalah bila dalam pembelajaran mencapai hasil yang optimal. Keberhasilan ini sangat tergantung dengan kemampuan guru dalam mengelola proses belajar mengajar.
Berdasarkan pengamatan dan pengalaman penulis dalam mengajar matematika selama ini, siswa kurang memahami materi yang diajarkan guru dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika. Pengalaman juga menunjukkan bahwa hasil belajar siswa belum memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil ulangan harian pada materi pokok faktor dan kelipatan dari 35 siswa hanya 10 anak yang dapat mengerjakan tugas dengan nilai 70. Saya sebagai guru kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Pilang 1, merasa khawatir karena milai matematika yang kurang memuaskan, Kalau ini dibiarkan berlarut-larut maka akibatnya akan fatal, karena pelajaran matematika akan berkelanjutan sampai jenjang berikutnya.
Gejala-gejala yang tampak pada saat proses belajar adalah kemampuan menganalisis dan menyelesaikan soal rendah, siswa pasif dan cenderung suka mencontoh temannya, siswa belum mampuberfikir kritis dan sistematis. Akibatnya jika diberi soal-soal yang agak berbeda sedikit dengan contoh yang diberikan, mereka tidak mampu menyelesaikannya. Hal ini disebabkan siswa belajar hanya dengan mengingat fakta dan kurang memahami materi yang dipelajari.
Dengan adanya penelitian ini saya berusaha mencari permasalahan dan juga solusi terbaik bagi siswa dalam pembelajaran matematika yaitu bahwa mungkin rendahnya hasil belajar matematika disebabkan karena (1) pendekatan pembelajaran kurang sesuai, (2) Metode mengajarnya kurang bervariasi, (3) Tehnik penilaian tidak sesuai sehingga perkembangan siswa kurang terukur, (4) Pemanfaatan Lingkungan atau media pembelajaran kurang dan dukungan belajar dari orang tua dan masyarakat rendah.
Secara etimologi dan analisis pengertian pendidikan di atas secara singkat, pendidikan dapat dirumuskan : tuntunan petumbuhan manusia sejak lahir hingga tercapainya kedewasaan jasmani dan rohani dalam interaksi dengan alam dan lingkungan sekitarnya.
Untuk mecapai tujuan pendidikan, maka guru perlu menerapkan metode yang sesuai dalam pembelajaran. Tidak ada satupun metode yang dianggap paling baik di antara metode-metode yang lain. Tiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Suatu metode mungkin baik untuk suatu tujuan tertentu, kompetensi dasar/indikator manapun, situasi dan kondisi tertentu, tetapi mungkin tidak tepat untuk situasi yang lain. Demikian pula suatu metode yang dianggap baik bagi suatu kompetensi dasar/indikator yang disampaikan oleh guru tertentu, tetapi belum tentu berhasil dibawakan oleh guru lain.
Berdasarkan uraian di atas maka penulis mengambil judul Meningkan pemahaman pembelajar dan matematika siswa kelas IV SD Negeri Pilang 1 materi faktor dan kelipatan melalui metode diskusi tahun 2010.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan hasil pengamatan dan pada latar belakang di atas, Berdasarkan permasalahan penulis dalam melakkan perbaikan tindakan kelas dengan judul “UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP FAKTOR DAN KELIPATAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KELAS IV SD NEGERI PILANG 1 TAHUN 2010”, maka dapat penulis temukan kelemahan-kelemahan pembelajaran siswa sebagai berikut :
1. Pemahaman siswa terhadap materi pelajaran rendah.
2. Siswa kurang cepat dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.
3. Hasil tes pelajaran matematika kurang memuaskan.
DAFTAR PUSTAKA
Andayani, dkk. 2007. Pemantapan Kemampuan Profesional.
Wardani dan Winardi, dkk. 2002. Penelitian Tindakan Kelas.
Syamsudin, Abin dkk. 2003. Profesi Keguruan.
I GAK Wadhoni, dkk. 2007. Penelitian tindakan kelas Modul 1-6.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen. Gemar Matematika untuk SD Kelas IV Semester I : CV Semesta.
Drs. H. Udin S. Winataputra, dkk. 1997. Strategi Belajar Mengajar Modul 1-12.
Untuk mendapatkan file PKP lengkap (Ms.Word), hubungi : 08572 8000 963